BUNDA NARAFID

14 Okt 2017

Saat Aku Galau

Teman serius aku nanya apa yang akan kalian lakukan disaat kita bener-bener butuh ketenangan. Disaat kita meresakan terlalu banyak beban yang kita tanggung (walah sok punya masalah berat ya?....). Tingkat berat suatu masalah pasti bagi setiap orang akan beda, tinggal bagaimana kita mengukurnya dan cara pandang kita. Masalah yang bagi orang lain ringan mungkin bagi orang lain akan termasuk berat atau kebalikannya.


Bagaimanapun kita mengganggapnya baik itu ringan atau berat pasti butuh cara untuk menangani atau menghadapinya. Banyak cara yang bisa dilakukan sih untuk menghadapi setiap masalah yang kita dapatkan. Masalah akan semakin besar kalau kita terus fokus dengannya, akan semakin ringan kalau kita fokus dengan solusinya.
Entahlah kenapa beberapa hari ini aku dihadapkan dengan banyaknya masalah baik itu yang masalah yang menyapaku maupun teman-teman disekitarku. Saat masalah menerpa kita nggak akan bisa menghindar, harus tetap dihadapi bagaimanapun itu. Mungkin reaksi kita akan berbagai macam juga, ada yang langsung emosi dengan teriak-teriak (kalau yang kayak gini musti belajar manageman emosi ini...), ada yang langsung menyebut nama Tuhan masing-masing (inilah yang sering daku lakukan perbanyak Istighfar...), ada yang hanya bisa menahan yang akhirnya keluar dengan tangisan, bahkan ada yang mengomel nggak jelas.
Mungkin ini beberapa hal yang bisa dilakukan saat kita mendapatkan masalah berdasarkan pengalaman pribadiku.
Saat masalah menyapaku biasanya aku nggak langsung bereaksi, seperti di marahin orang atau anakku bermasalah. Aku biasanya diem beberapa saat tahan nafas, lalu dikeluarkan (kadang bisa keluar dalam bentuk tetesan air mata, kalau itu bener-bener menyakitkan). Biasanya yang keluar kata-kata istighfar karena terus terang diriku itu tipe orang yang nggak bisa marah dengan orang lain.


Kalau hanya dengan menangis dan beristighfar rasanya tetep nyesek didada aku akan nyari pelampiasan dengan sedikit curhat ke suami atau teman (ini kalau suami lagi nggak di tempat). Berhubung diriku itu nggak punya teman yang bener-bener deket jadi curhatnya milih-milih deh (daku punya pengalaman kalau teman terlalu dekat akan mudah putusnya tali pertemanan itu). Tapi yang paling sering dicurhati itu ya suami tercintalah, walaupun kadang dia akan mengembalikan lagi ke diriku untuk mengatasinya paling tidak uneg-unegnya udah didengar (wanita itu hanya ingin didengar sebenarnya....walah kayak lirik lagu malahan).

Yang kulakukan saat galau memuncak aku akan jalan ke tempat yang nyaman buatku (kalau ini aku nggak ada tempat yang pasti soalnya), aku bisa jalan sendiri ataupun dengan anak-anaku. Kadang obat yang paling mujarab adalah melihat anak-anak yang tertawa lepas. Bisa juga kuatasi dengan jalan sendirian, sambil minum segelas es jeruk atau sesekali yang lebih mahalan es teler atau es krim di sebuah kafe (ini kalau pas ada danany juga...).

Yang paling terakhir dan pasti aku lakukan adalah berserah kepada Tuhan, perbanyak do’a, perbanyak beribadah. Mungkin semua masalah yang kita hadapi karena teguran kurangnya kita berkomunikasi ke Allah. Allah terlalu sayang kekita, saat kita cuek Dia akan terus memanggil dengan caraNya.

Tulisan ini diikutsertakan dalam program ODOP (One Day One Post) Blogger Muslimah Indonesia bulan Oktober 2017

                                                                          #ODOPOKT8

9 Okt 2017

Kiat Menjadi Investor Saham Sambil Ketawa
Akhirnya selesai juga baca buku dengan istilah yang sangat baru bagiku. Gegara pak suami yang selalu menceritakan tentang dunia investasi. Juga racun dari buku yang pernah kubaca tentang investasi saham yang bisa dilakuin semua orang. Ehh ada juga nih ajakan pemerintah buat nabung dalam bentuk saham.

JANGAN MAIN SAHAM kalau mau selamat! Investasi saham sering diidentikkan dengan resiko tinggi: cepat kaya atau langsung bangkrut. Sejatinya, investor dapat mengelola resiko investasi untuk meredam dentuman jantung. Buku ini membahas tuntas kiat berinvestasi saham secara bijak dengan menggunakan sekitar 888 gambar kartun jenaka. Buku kartun investasi pertama ala Indonesia ini dipersembahkan bagi anda yang punya moto “Muda kaya raya, tua ongkang-ongkang, mati nanti dulu.” So, jangan main saham sebelum ngakak baca buku ini.


Judul buku : Who Wants To Be A Smiling Investor
Pengarang : Lukas Setia Atmaja dan Thomdean
Jumlah Halaman : 249
Harga : Rp 72.200
Cetakan : keempat, Agustus 2016

Awalnya daku tuh nggak tertarik sama sekali dengan istilah investasi. Sejak pak suami terjun ke dunia investasi saham jadi deh tiap hari ketemu istilah dalam persahaman denger cerita beliau yang selalu menggebu-gebu. Beliau juga mengajak daku buat belajar, tapi aku bener-bener nggak mau (terus terang malas belajar tentang dunia keuangan hayah opo kuwi...he he he). Tapi setelah sering mendengar (gimana nggak sering, la wong setiap hari denger cerita dari pak suami bahkan hampir tiap saat dan melihat cara kerja beliau) dan membaca berbagai hal tentang istilah perinvestasian, akhirnya jadi tertarik deh walaupun nggak mau terjun langsung (tetep keukeuh ya....).

Akhirnya pas jalan di toko buku Gramedia untuk family time (karena tokonya nggak jauh sama mall ha ha ha...istilah jawanya ngiras ngirus alias sekalian, sambil jalan ke mall tapi nggak pernah lupa mampir ke toko buku), masuk toko langsung lari ke tempat buku masing-masing( kembar dengan komik kesukaan, ibunya bagian novel dan parenting, si ayah ke bagian buku investasi), karena kembar dan ibu sudah dapat apa yang dicari akhirnya ikut deh ke bagian ayah. Kita tertarik dengan buku merah menyala dengan gambar orang seperti penyihir. Si ayah pun bercerita kalau ini buku bagus lo buat yang lagi pertama belajar dunia persahaman, akhirnya daku buka-buka.
Pertama langsung tertarik deh karena banyak ilustrasi gambarnya daripada tulisannya (terus terang aku paling susah kalau baca buku ilmu pengetahuan yang banyak tulisannya kalau novel mah tetep favorit haya....), akhirnya nih buku masuk ke keranjang belanja kita deh.



Buku ini berisi 12 bab yang isinya banyak banget ilustrasinya yang kocak jadi baca bisa sambil senyum-senyum sendiri. Buku ini dikarang 2 orang yaitu Lukas Setia Atmaja seorang investor saham dan juga pengajar investasi, beluai juga sering menulis tentang artikel-artikel dunia saham. Kemuadian ilustrator komiknya digambar oleh Thomdean seorang kartunis yang mendirikan sindikasi kartunis profesional, beliau juga pernah bekerja sebagai kartunis di harian kompas.




Isinya secara keselurahan sangat menarik, apalagi seperti daku yang buta tentang dunia ini jadi nggak berhenti bacanya (walaupun kadang harus berulang-ulang untuk membaca istilah baru kudengar...). Penjelasan juga jelas tentang dunia investasi saham lewat ilustrasinya, mereka diawal juga mengenalkan tokoh-tokoh yang akan bermain didalam komiknya nanti.


Daku sangat merekomendasikan buat yang lagi pertama mengenal dunia investasi saham. Buku ini hanyalah sebagai pengantar untuk memahami seluk beluk investasi saham, teori investasi dan jurus memilih saham yang baik tentu saja dengan riang gembira. Di bagian akhir buku ada ilustrasi perjuangan penulisnya, jadi tambah senyum deh bacanya.

Tulisan ini diikutsertakan dalam program ODOP (One Day One Post) Blogger Muslimah Indonesia bulan Oktober 2017

                                                                          #ODOPOKT7

8 Okt 2017

Oleh-oleh Kekinian dari Surabaya
Akhir-akhir ini lagi hits kue kekinian sebagai oleh-oleh dari suatu daerah terutama kota besar. Yang bikin cepet hits karena kebanyakan kue ini digawangi oleh artis ibukota yang sudah terkenal.

gerai di stasiun pasar turi
Sebelumnya nggak pernah kepikiran buat ngrasain tuh kue-kue yang lagi berjamuran. Walaupun iklannya bersliweran terutama di media sosial. Nah kemarin pas pulang dari Surabaya, kebetulan naik kereta dari stasiun pasar Turi. Salah satu gerai di stasiun itu ada toko oleh-oleh, salah satunya ya kue kekinian ini. Berhubung pikiran emak-emak yang selalu pingin nyenengin anak-anak yang ditinggal dirumah dengan bapaknya, akhirnya belilah kue kekinian ini.

penampakan kue rasa green tea
Namanya kue Surabaya Patata, lihat dari gerainya udah keliatan siapa pemiliknya. Pemiliknya kakak beradik, si kakak terkenal sebagai ustazah sedangkan adiknya dulu terkenal sebagai selebgram tapi sekarang sudah bersliweran di tv nasional juga kebanyakan sebagai host dan terkenal kocak juga, yaitu Oki Setiana Dewi dan Ria Ricis. Akhirnya daku bungkus buat oleh-oleh yang dirumah, selain penasaran juga sih. Apalagi kalo lihat slogan “ciamik soro" yang artinya enak banget deh itu bahasa gaul Surabaya.
Kalau dilhat bahwa mereka mengusung oleh-oleh premium kekinian dari Surabaya, pasti kebayang kue premium dari rasa dan penampilannya. Setelah kita nikmati ternyata emang penampilannya premium banget taburan toping diatasnya berdasarkan rasanya. Kebetulan aku ambil yang rasa green tea karena anak-anak suka sama rasa ini. Taburan green tea diatas kuenya bener-bener full banget. Setelah kita potong wah didalamnya ternyata ada coklatnya yang lumayan banyak juga. Aku yang suka coklat kayak nemuin surga deh, karena coklatnya kerasa banget. Tapi ada bagian yang kurang aku suka bagian bawahnya ada margarin yang lumayan tebal, akhirnya yang dimakan ya kue dan topingnya aja (untung ada yang mau he he  he... ).

Jadi tambah penasaran ma kue-kue kekinian yang lainnya. Aku yang tinggal di Semarang belum pernah ngrasain yang di kota sendiri. Selain jauh ma rumah juga ada beberapa teman yang bilang antrinya yang bikin malas. Yang paling utama juga harganya yang mungkin bisa dibilang agak mihil juga dilihat dari ukuran kue yang nggak terlalu besar. Tapi bagiku mungkin untuk oleh-oleh atau sekedar kesenangan sesekali sih nggak apa-apa. Berikutnya nyobain apa lagi ya???? (emang dasarnya suka makan ma jalan-jalan nih emak).

Tulisan ini diikutsertakan dalam program ODOP (One Day One Post) Blogger Muslimah Indonesia bulan Oktober 2017

 #ODOPOKT6

7 Okt 2017

Membuka Pintu Rejeki Sejak Dini
87% Mahasiswa di Indonesia salah jurusan! Aneh nggak sih kata-kata ini? Tapi memang kenyataannya hampir sebagian besar merasakan setelah masuk ke dunia kerja atau bahkan baru separo jalan kuliah. Mereka merasa kuliah yang diambil nggak sesuai dengan potensinya. Salah jurusan ini biasanya ditandai dengan ketidaknyamanan saat menjalani perkuliahannya, justru merasa nyaman setelah lulus. Kemudian berlanjut dengan pertanyaan setelah lulus mau kerja apa?



Buku ini berjudul : Membuka Pintu Rejeki Sejak Dini
                                                #Dari Hobi Jadi Rejeki
Pengarang : Bubu Baba
Jumlah Halaman : 181


Buku ini tidak diperjual belikan secara umum, bisa didapatkan melalui para agen Keluarga Hebat Indonesia di setiap kota. Penulis buku ini ada pendiri sekaligus pemilih komunitas Keluarga Hebat Indonesia, Jawara Academy dan sekaligus sebagai penanggung jawab kelas perenting online “Keluarga Hebat Indonesia”.
Kebetulan aku sebagai salah satu anggota komunitas KHI (Keluarga Hebat Indonesia) Jawa Tengah (keanggotaan komunitas biasanya dibedakan berdasarkan wilayah domisili). Di dalam komunitas sering dibagikan tentang ilmu parenting, kemudian diberikan penawaran untuk buku ini. Buku ini dibandrol dengan harga 200ribu.
Buku ini di bagi menjadi 3 bagian besar, pendahuluan, isi dan penutup. Untuk pendahuluan penulis mengenalkan tentang pentingnya pengenalan potensi diri masing-masing. Apakah potensi diri bisa juga bisa untuk membuka rejeki kita?
Dibagian isinya dibagi menjadi 11 bab, setiap babnya lebih untuk pengenalan diri kita masing-masing berdasarkan kecerdasan. Kecerdasan disini dibagi berdasarkan kecerdasan Majemuk yang dicetuskan oleh Howard Gardner. Kecerdasan ini dibagi menjadi 8 yaitu berbahasa, analisa, musik, gerakan, alam , diri sendiri, sosial dan gambar. Setiap bab dibuat untuk semakin mengeali tiap kecerdasan dan bagaimana cara mengoptimai kecerdasan yang sudah ada. Di bab 9-11 diterangkan apa yang seharuskan orang tua yang lakukan untuk mengambangkan potensi yang ada. Bagaimana memanfaatkan potensi yang ada untuk mencari rejeki.
Kemudian dibagian terakhir diterangkan bagaimana sih membuka pintu rejeki sejak dini. Bagaimana mengenalkan konsep tentang rejeki atau bagaimana menjemput rejeki.

Buku ini sangat sesuai bagi para orang tua yang benar-benar ingin melesatkan tentang konsep rejeki sejak dini pada anak-anak. Bagiku nilai disekolah yang bagus tidak akan menjamin seseorang itu akan berhasil dalam kehidupannya, atau lebih bisa bertahan hidupnya. 


Tulisan ini diikutsertakan dalam program ODOP (One Day One Post) Blogger Muslimah Indonesia bulan Oktober 2017

 #ODOPOKT5

5 Okt 2017

Saat Dua Teman Lama Berbicara
Photo by Jorge Flores on Unsplash

Kemarin ketemu dengan salah seorang teman lama, dulu kita sama-sama berjuang untuk membesarkan jarimatika di wilayah Banyumanik. Berdua kita sering belajar tentang mengatasi masalah belajar anak-anak didik kita, terutama masalah dengan pelajaran matematika. Belajar tentang dunia anak-anak bersama, belajar bagaimana menghadapi permasalahan antara anak dan orang tua terutama yang berhubungan dengan nilai dan cara belajar anak. Berdua berusaha memberikan yang terbaik buat anak-anak didik kita dan orang tuanya. Kita bekerjasama kurang lebih selama 5 tahun, sampai akhirnya bisa sehati dalam berbagai hal.
Kami punya pandangan yang sama dalam mengajar anak-anak. Bagi kami berdua memberikan ilmu itu prinsipnya ya menebar sesuatu yang bermanfaat soal materi itu insyaallah akan mengikuti. Kami berdua hanya guru les bukan guru disekolah. Tugas kami hanya memberikan tambahan ilmu dari apa yang diberikan guru disekolah. Kami hanya membantu para orang tua yang sudah merasa tidak mampu lagi membantu anak-anaknya untuk belajar.
Sekarang kami jalan sendiri-sendiri untuk mengajar privat , karena bimbingan belajar yang kudirikan sudah aku tutup karena kurang modal (he he he....maklum dulu belum ngerti tentang ilmu perbisnisan menjalankan bimbingan belajar hanya karena ingin membantu dan menebar ilmu saja).

Saat kita ketemu yang dibicarakan ya masalah ngajar mengajar deh. Kita merasa akhir-akhir ini murid kita semakin susah untuk diberi penjelasan. Kita nggak tau kenapa anak-anak ini pengertiannya hanya setengah-setengah saja alias tidak tuntas, jadi saat kita memberikan soal dengan model berbeda disekolah langsung kebingungan. Entah ini karena materi sekolahnya, kurikulumnya atau gurunya. Atau mungkin memang anak-anak sekarang yang malas untuk berpikir panjang. Semakin canggihnya teknologi yang mempermudah semuanya itu membuat daya pikir mereka juga semakin melemah.


Semakin menurunnya minat baca itu juga membuat anak-anak sekarang semakin sulit untuk memahami soal. Soal untuk materi yang sama tapi model berbeda itu saja membuat mereka sudah kesusahan. Menurut kami mereka harus banyak di beri variasi soal perbanyak praktek juga. Kalau menurut kami berdua sebenarnya kurikulum sekarang biasa dikenal kurikulum 2013 itu tidak terlalu berat bagi anak, selama cara mengajarnya sesuai dan orang tua juga nggak bingung sendiri merasa berat. Kurikulum terbaru ini menurut kami ringan dan termasuk pelajaran yang banyak prakteknya karena semua pelajaran disesuaikan dengan tema yang diangkat. Mungkin yang susah itu karena kita terbiasa dengan semua serba diatur, serba teoritis akhirnya saat diberikan sistem yang lebih aplikatif jadi semakin bingung.

Bagi orang tua yang mengandalkan nilai untuk semua mata pelajaran. Nilai sebagai tolak ukur anak itu mengerti, nilai sebagai ukurannya anaknya paham dengan kurikulum baru ini akan meresa kebingungan.


Dan akhirnya kita sebagai guru tambahan harus berpacu bagaimana membuat anak dan orang tua yang meminta bantuan sama-sama nyaman. Kita harus banyak komunikasi dengan orang tua apa yang mereka inginkan untuk anaknya, dan bagaimana sebenarnya kemampuan anaknya. Kami juga tetap meminta bantuan orang tua untuk terus mendampingi anak-anak walaupun sudah meminta kita untuk menemani belajar anaknya.

Tulisan ini diikutsertakan dalam program ODOP (One Day One Post) Blogger Muslimah Indonesia bulan Oktober 2017
 #ODOPOKT4

4 Okt 2017

Pureline Hijab Fresh

Minggu kemarin kita sekeluarga jalan ke Surabaya kebetulan masuk ke sebuah supermarket buat belanja keperluan kebersihan rumah dan makanan kecil aku lihat sebuah hand body baru yang belum pernah kulihat. Dan kebetulan ada tulisan hijabnya (pikiranku wah kayaknya di peruntukkan buat yg berhijab nih) langsung aku ambil, kubaca keterangannya kebetulan banget hand bodyku juga habis. Dan ternyata kemarin aku lihat iklannya di tv, oalah akibat emak-emak jarang melihat tv dan jarang memperhatikan iklan juga.


Sewaktu kucium baunya harum nggak terlalu menyengat, kemasannya juga mungil bisa dibawa kemanapun. Hand Body ini bernama Pureline Hijab Fresh, produk dari unilever.  Yang pertama aku ambil hand body buat kulit normal. Sewaktu aku pakai ternyata nggak bikin gerah di kulit walaupun aku pakai baju panjang-panjang (karena beberapa kali pakai hand body itu sering malah kegerahan di kulit saat pakai baju panjang atau hijab). Kemarin pas di Surabaya sering putar-putar kota yang cukup panas saat siang hari, apalagi kalau musti di jalan raya wah panas banget. Dan alhamdulillah aku sudah pakai pureline hijab fresh nggak bikin lengket di kulit dan rasanya tetep dingin aja.

 

Produk pureline ini ada dalam kemasan 100ml, dengan warna kemasan biru muda. Menurutku kemasan ini praktis bisa kubawa kemana-mana meskipun pakai tas kecil. Ternyata pureline ini mengandung instant cooling burst, ini yang bikin tetep dingin walaupun pakai baju panjang. Instant cooling burst ini memberikan sensasi extra dingin. Kandungan ini yang bikin cocok buat yang berhijab, nggak akan merasa lengket meskipun tertutup baju yang bertumpuk.
Pureline ini punya 2 varian yang terpajang di supermarket, white lotion healthy and bright dan white uv lotion extra moisture. Healthy and bright lebih diperuntukkan untuk kulit normal mengandung matcha leaf, milk protein dan vitamin B3 dan E. Sedangkan yang extra moisture lebih diperuntukkan untuk kulit yang sangat kering dan kusam mengandung cucumber, almond oil, vitamin B3 dan E. Khusus untuk extra moisture terdapat moisture lock formula berupa glycerin yang mengunci kelembaban pada kulit. Pureline ini juga sudah dilengkapi dengan UV protection, jadi nggak takut tersengat matahari.

Hand body ini bagiku rekomended banget  wanginya awet dan tanpa  pakai parfum sudah mencukupi baunya. Cocok buat semua wanita terutama yang berhijab seperti diriku.

Tulisan ini diikutsertakan dalam program ODOP (One Day One Post) Blogger Muslimah Indonesia bulan Oktober 2017

#ODOPOKT3

3 Okt 2017

Mengintip Sistem Pembelajaran di Finlandia

Akhirnya aku mendapatkan buku ini sewaktu jalan-jalan dengan keluarga ke toko buku. Buku ini sudah nangkring di deretan best seller, padahal setauku belum lama juga terbitnya. Setelah aku buka ternyata ini sudah mengalami 3 kali cetakan dalam setaun itupun cetakan pertama baru bulan Juli tahun 2017 ( gila dalam waktu 2 bulan bisa naik 3 kali cetak....). Sepertinya buku ini memang menjadi incaran para pembaca yang penasaran bagaimana pengajaran di negara Finlandia.



Buku ini diberi judul : Teach Like Finland (Mengajar seperti Finlandia)
Penulis : Timothy D Walker
Editor : Adinto F Susanto
alih Bahasa : Fransiskus Wicakso
Penerbit : Grasindo
ISBN : 978-602-452-044-1
Cetakan : 3
Jumlah halaman : 190
Harga : Rp 70.000,-

Buku ini Kata Pengantarnya ditulis oleh seorang penulis terkenal yangbukunya banyak mengulas tentang sistem pendidikan di Finlandia, Pasi Sahlberg, beliau mengungkapkan bahwa ada 5 unsur penting yang membuat siswa Finlandia lebih baik daripada teman sebayanya di penjuru dunia lain.
Dulu Finlandia tidak pernah disebutkan saat kita bicara tentang sistem pendidikan yang baik atau dimana kita akan belajar tentang pendidikan yang sempurna. Semua berubah setelah Finlandia mengejutkan dunia ketika siswa-siswanya yang masih berusia 15 tahun berhasil mencatatkan skor tertinggi di penyelenggaraan PISA (Programme for International Student Assessment), pada 2001. Ujian ini meliputi penilaian ketrampilan berpikir kritis di matematika, sains dan membaca. Negara ini terus memukau kita. Bagaimana pendidikan Finlandia yang jam pelajarannya pendek, PR-nya tidak banyak dan ujiannya tidak begitu terstandarisasi, dapat mencetak siswa-siswa dengan prestasi yang sangat baik?
Buku ini ditulis oleh seorang guru yang berasal dari Amerika yang pindah bersama keluarganya dari Boston ke Helsinki. Selama di Helsinki penulis menjadi salah satu pengajar kelas 5 di Sekolah Komprehensif Ressu - sebuah sekolah umum Helsinki yang juga menawarkan program Sarjana Muda Internasional.
Pada bagian pendahuluan Tim menceritakan bagaimana cara dia bekerja menjadi guru di Boston dan bagaimana dia mulai beradaptasi dengan cara bekerja kawan gurunya di Helsinki. 


Ketika Timothy mulai mengajar kelas 5, ia mulai mencatat rahasia-rahasia di balik kesuksesan sekolah-sekolah Finlandia. Dalam buku ini, ia mengumpulkan semua temuan tersebut dan menjelaskan pada para pengajar, cara untuk mengimplementasikannya.
Secara garis besar langkah-langkah yang diidentifikasi Tim untuk mempromosikan kegiatan belajar yang menyenangkan, mengajukan 5 bahan kebahagiaan yaitu, : kesejahteraan, rasa memiliki (keterlibatan), kemandirian, penguasaan dan pola pikir.
Temuan yang bisa diimplementasikan ini dijadikan menjadi 33 strategi sederhana untuk kelas yang menyenangkan. Strategi yang diulas lumayan sederhana sebenarnya setiap guru pasti tidak akan kesulitan untuk mempratekkannya langsung.

Menurutku buku ini bagus banget buat referensi cara mengajar para guru kelas, contoh yang diberikan sederhana dan mudah untuk di praktekan. Semoga sistem pendidikan di negara kita Indonesia semakin baik, semakin memanusiakan muridnya. 

Tulisan ini diikutsertakan dalam program ODOP (One Day One Post) Blogger Muslimah Indonesia bulan Oktober 2017
#ODOPOKT2

2 Okt 2017

Mungkinkah Sejarah Masa Kecil Mempengaruhi Cara Mendidik?

Kalau ditanyakan apa sih sebenarnya sejarah itu? Menurut kamus bahasa Indonesia sejarah adalah kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi di masa lampau atau asal-usul (keturunan) silsilah.  Kalau dilihat dari artinya setiap orang punya cerita sejarahnya sendiri, dan pastinya juga beragam. Ada sejarah yang kelam atau sejarah yang menyedihkan ada juga sejarah yang mencerahkan atau menggembirakan. Sejarah tidak akan pernah hilang hanya mungkin akan terlupakan. Kadang sejarah yang kelam atau sejarah yang kurang menggembirakan sering ingin kita lupakan. Kita hanya ingin mengingat yang menyenangkan saja.

Sejarah orang tua kira-kira berpengaruh nggak sih dalam mendidik anak-anaknya?
Menurutku pengaruhnya sangat kuat banget, karena biasanya orang tua mendidik berdasarkan pengalaman atau apa yang pernah mereka alami atau mereka dapatkan dari orang tua mereka juga.

Salah satu contoh nih orang tua yang dulunya hidup serba kekurangan bahkan untuk bisa sekolah dasar aja mereka sangat bersyukur apalagi untuk bisa mendapatkan fasilitas pembelajaran yang lebih lengkap. Akhirnya karena dendam sejarah kelamnya di masa lalu membuat dia mendidik anaknya dengan berlimpahan fasilitas sekolah yang bagus. Diberikan sekolah terfavorit dengan peralatan sekolah yang bagus, bahkan kadang sampai seperti memanjakan anaknya. Apapun yang anaknya inginkan akan selalu diberikan orang tuanya. Karena dendam sejarah masa lalunya dan belum bisa berdamai akhirnya mempengaruhi anaknya juga.

Diriku dididik di keluarga para pendidik alias guru, kedua orang tuaku adalah guru yang terbiasa dengan hidup yang tertata dari pagi sampai malam. Ini juga membuatku memberikan didikan yang hampir sama dengan cara orang tuaku. Aku membiasakan mengatur jadwal semua anak-anakku dari mulai bangun tidur sampai mereka tidur lagi.

Ada satu didikan yang aku modifikasi soal nilai sekolah. Dulu kedua orang tuaku sangat mementingkan nilai dalam bentuk angka di sekolah mereka selalu memintaku untuk mendapatkan rangking di sekolah. Karena target orang tua untuk nilai tanpa mendiskusikan dengan aku, kadang hal ini membuat beban berat juga. Membuatku hanya mengejar nilai tinggi tanpa melihat hal lain yang lebih penting, seperti bersosialisai dengan banyak teman, mengembangkan keahlian diluar belajar (padahal seneng banget membaca sama menulis sih). Bagi orang tuaku yang penting belajar membaca yang lain itu nomor 2 menulis selain pelajaran juga bukan hal yang penting.

Untuk anak-anakku aku tidak pernah meminta mereka mendapatkan nilai yang tinggi, hanya meminta mereka untuk mengerti atau memahami pelajaran disekolah nilai angka itu nomor 2 bolehlah mendapatkan nilai minimal target kelas. Saat ini aku mengerti bahwa sosialisasi itu penting banget, banyak berteman. Mengembangkan bakat dan minat yang kita miliki itu sangat bermanfaat untuk hidup selanjutnya. Saat ini PR terbesarku adalah menggali bakat minat mereka, mengarahkan ke jalan yang benar dan mendampingi mereka.
kembar dengan pianikanya....


Baik atau buruknya pengaruh sejarah orang tua pada cara mendidik anaknya, semua tergantung bagaimana kita sebagai orang tua. Bagaimana kita memilah sejarah yang bisa kita gunakan untuk mendidik anak-anak kita supaya mereka menjadi kebanggaan kita sebagai orang tua.


Sejarah akan selalu melekat pada diri kita, sejarahlah yang telah membentuk kita jadi seperti sekarang. Jangan pernah dendam dengan sejarah yang kelam cobalah utuk berdamai dan jadikan itu sebagai pelajaran.

tulisan ini diikutsertakan dalam program One Day One Post Blogger Muslimah Indonesia

28 Sep 2017

Jalan-jalan Singkat Di Minggu Pagi
Sudah hampir 4 hari ini kita jalan di Jatim, setelah kurang lebih 2 tahun nggak pulang ke Surabaya dan mampir ke kota Gresik. Ini hari terakhir kita liburan ke Gresik, minggu pagi kita sempatin jalan-jalan ke pasar di perumahan. 

Pintu depan pasar

Perumahan ini menurutku belum terlalu lama sebenarnya, tapi perkembangannya lumayan pesat. Di pasar ini banyak jajanan yang diperjualbelikan. Kebiasaan kalau pulang ke Jawa Timur baik ke kota kelahiranku Tulungagung atau ke Surabaya dan Gresik selalu berburu makanan khas atau makanan masa kecil kita yang masih ada. 
Di pinggiran pasar ketemu penjual yang menjual jajanan lawas, karena tertarik akhirnya kita dekati. Si ayah bilang itu jajanan yang dulunya sering aku beli saat masih di sekolah biasanya di campur sama parutan kelapa dan garam. 

jajanan tradisional yang sudah jarang

Akhirnya kita putusin beli deh minta untuk dibungkus siap makan. Daku sempet tanya namanya ke penjualnya, beliau bilang namanya emping cakul jeli. Si ayah si bilangnya ini popcorn desa (ada aja nih ayah namainnya) emang sih bentuknya seperti popcorn tapi lebih kecil. Si ibu ini jualnya di campur dengan kelapa dan gula. Kalau menurut aku rasanya unik banget bahkan si kembarpun juga menikmati, sampai berebut. Harga per porsi hanya 2000 kalau dibawa pulang biasanya di taruh di plastik, kalau mau langsung makan bisa minta di bungkus pakai kertas.

popcorn desa

Setelah habis makanan popcorn desa ini, kita penasaran dengan salah satu makanan yang di jual seorang ibu. Kalau aku tanya sih namanya lontong Roomo, semakin penasaran akhirnya belilah kita seporsi yang harganya 6000 rupiah.

penjual bubur roomo

Ternyata ini adalah salah satu makanan kota Gresik, terutama didaerah Manyaran. Makanan ini nggak begitu dikenal di Gresik kotanya (ini kesimpulanku sih karena pak suami bilang baru kali ini lihat makanan ini dulu padahal puluhan taun tinggal di Gresik). Makanan ini bisa disebut lontong roomo atau bisa juga bubur roomo. Satu porsi terdiri dari lontong, daun ketela yang dirajang halus, bubuk, bumbu yang bentuknya seperti bubur tapi warnanya kuning, krupuk nggak ketinggalan plus sambal juga.

bubur roomo

Lontong/bubur ini menurutku rasanya sih nano-nano alias campuran, ada rasa gurih dan manis dari buburnya yang warna jingga ke kuningan rasa pedas juga dari sambalnya. Lumayanlah buat pengganjal perut di pagi hari. Sepertinya emang makanan ini banyak juga penggemarnya, dilihat dari antrinya yang beli (emang cocok nih buat sarapan...).
Akhirnya jalan-jalan kita berakhir dengan mencari lauk buat sarapan yang sesungguhnya. Kita pilih menu bebek khas madura, ini yang paling dicari kalau pulang ke Surabaya atau Gresik.
nasi bebek 

Bebek yang di potong kecil-kecil dengan bumbu yang sangat meresap di beri sambal yang lumayan pedes. Makannya jadi lahap banget sampai tandas nih nasi di piring (tinggal tulang belulangnya aja)

nikmat banget ya...

Mungkin jalan-jalan pagi ini nggak terlalu jauh dan mahal, tapi berkesan bagi aku dan kembar. Mengenal makanan khas yang hampir menghilang atau bahkan hampir nggak dikenalin lagi.




22 Sep 2017

Teman Tidur Terbaru Si Kembarku

Beberapa waktu yang lalu aku lihat iklan bersliweran diberanda facebookku, baik iklan dari teman facebook secara langsung maupun dari pages facebook. Akhirnya dari salah satu status seorang teman yang menawari untuk masuk grup seminar singkat tentang perkembangan anak online lewat platform chat Whatsapp (kerennya sih sering di singkat Kulwap). Aku mendaftar ikut lumayan dapat tambahan pengetahuan gratis alias nggak bayar, walaupun ujungnya malah nawarin buku perkembangan anak. Dari sana berkembang beliau menawarkan untuk mendapatkan mainan edukasi secara gratis, yang aku sudah lihat harganya lumayan nggak murah juga (angkanya ada 7 digit...he he he). Dari grup itu mulai deh kita di edukasi tentang mainan ini apa manfaatnya dan bagaimana cara mendapatkannya. Aku merasa mainan ini menarik dan penting buat anak-anakku, akhirnya ikut arisan selama 10 bulan.
Ehh dari tadi nyerocos terus malah belum ngasih tau itu paket apa sih? dan isinya apa aja sih kok harganya sampai 7 digit lagi. Dan kenapa ini disebut mainan edukatif?
Mainan edukatif ini di beri nama Hafiz Doll, merupakan sebuah boneka yang terdapat bunyi-bunyian yang isinya banyak banget yang. Berdasarkan dari namanya Hafiz Doll berarti boneka penghafal Al Qur'an. Mainan ini memang berbentuk boneka anak-anak dengan pakaian muslim. Ada yang berbentuk boneka anak laki-laki dan ada yang boneka perampuan.


berbagai warna hafiz dan hafizah doll
Dengan warna dan bentuk yang menarik membuat anak-anak akan semakin suka dengan mainan ini. Mainan ini juga akan membuat orang tua terutama bunda bisa memetik manfaat ganda bisa mainan bareng si kecil sambil belajar mengenal agama juga.
Fitur-fitur yang terdapat di boneka ini juga banyak nggak hanya murrotal 30 juz saja, ada kisah-kisah tauladan salah satunya kisah para nabi, ada juga permainannya, ada pelajaran bahasa inggris dengan pengenalan berbagai kosa katanya, ada asmaul husna, doa-doa harian yang bisa langsung praktekin bareng anak, anak-anak juga bisa merekam suaranya, pembelajaran lewat lagu-lagu. Ternyata fiturnya segambreng dari sebuah boneka yang mungil.
Mainan ini bisa dimiliki mulai dari bayi sampai nggak terbatas sebenarnya. Mainan itu identik dengan anak-anak, tapi dari boneka ini orang dewasa juga bisa kok mainin. Aku juga sering mainin bonekanya, untuk mendengarkan kisah-kisah yang ada didalamnya atau belajar menghafal Al-Quran. Untuk si kembar sendiri kadang mereka mainkan untuk merekam suaranya atau mendengarkan fitur-fitur didalamnya. Buat mereka berdua nih yang paling utama adalah pengantar tidur. Sebenarnya nggak hanya mengantarkan tidur saja tapi juga menemanin tidurnya (la wong dihidupin dari mulai naik tempat tidur sampai mereka bangun pagi hi hi hi). Sampai-sampai nggak bisa tidur kalau nggak dengerin itu, kalau sampai lupa ngecharge paginya bisa ngomel-ngomel (la wong yang makai siapa malah ibunya yang diomelin waduh...). Tapi dari semua itu bagiku ini kebiasaan yang positif karena mereka juga nggak perlu nina bobo yang susah, atau nggak ngelonin gadget buat tidur ( ini kesalahan ibunya juga ngenalin gadget dari kecil...jitak ibunya dulu ). Yang membuat semakin bersyukur yang mereka pilih sebagai teman tidur adalah murrotalnya, karena menurut pengalaman dan juga dari beberapa ahli hal yang paling dihafal adalah apa yang terakhir mereka dengar sebelum mereka tidur. Semoga mereka berdua menjadi para penghafal Al Qur-an alias Hafiz seperti bonekanya ( aamiin aamiin aamiin...). 
Buat bunda-bunda yang lagi hamil juga jadi rekomendasi nih buat didengerin untuk bayi yang didalam kandungan. Investasi buat putra-putrinya kelak, beli mulai dari kandungan sampai mereka besar masih bisa dipakai Insyaallah tidak akan pernah ketinggalan jaman. 
Oh ya boneka ini nggak dijuala secara umum ditoko hanya bisa di beli di reseller-reseller saja. 
hafizdoll saat dinyalakan
Berhubung si kembarku cowok mereka memilih yang Hafiz Doll alias yang bentuknya cowok.
tombol-tombol fiturnya

Secara jelasnya : boneka ini adalah produk edukasi dari Al Qolam merupakan boneka yang bisa mengaji, bisa bicara, bisa menyanyi, bisa cerita 25 nabi, cerita binatang dan lain-lain. Di dalam boneka Hafiz ini terdapat : Murrotal 30 juz, Asmaul Husna, cerita 25 Nabi, Cerita teladan nabi Muhammad SAW, Cerita binatang, Cerita alphabetical, Fun fact, Lagu-lagu Islami, Doa-doa, Games Interaktif. 
Boneka ini  mempunyai beberapa kelebihan antara lain : sebagai speaker aktif ( via bluetooth dan via kabel data), tidak mudah pecah, bisa menambah file lagu (MP3), material plastik aman bagi anak, dapat merekam dan membuat kata pembuka dan penutup sendiri.
Apa sih yang kita dapatkan saat membeli boneka ini? 1 set Hafiz Talking Doll akan mendapatkan : boneka Hafiz, remote, buku "Cerdas dan Soleh bersama Hafiz dan Hafizah", kabel data, buku manual, kartu garansi, dapat charger, bisa koneksi dengan smartphone aplikasi hafiz, bisa diajak bertanya dan ditanya lalu menjawab, bisa komunikasi antar hafiz dan hafizah, banyak tambahan game di aplikasi android, bisa update isi.
Waah fiturnya lengkap banget dan karena ringan serta kecil bisa di bawa kemana-mana juga. Jadi bisa dijadikan alternatif nih mainan buat putra putrinya tercinta. apetin 
Buat dapetin boneka ini nggak susah sebenarnya banyak kok penjualnya di dunia online. Bisa nitip penulisnya ya (hi hi hi hi....iklan terselebung) juga. Bisa dibeli dengan cash, arisan (kayaknya emak-emak seneng nih), atau dengan pembayaran cicilan. Jadi bunda nggak usah bingung nyari mainan edukatif buat ananda tercinta, tapi sebagus apapun mainannya pendampingan orang tua tetep yang terpenting.



@templatesyard